JARANAN PEGON RUKUN BUDAYA PADA RITUAL ADAT BERSIH DESA DI KELURAHAN BLITAR
DOI:
https://doi.org/10.61787/cgk4gz86Kata Kunci:
Jaranan Pegon, Kelurahan Blitar, FungsiAbstrak
Kesenian Jaranan merupakan sebuah kesenian yang merakyat, karena banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Kesenian Jaranan memiliki ciri khas pada instrument musik dan juga propertinya yaitu memakai sebuah anyaman bambu yang berbentuk kuda. Jaranan memiliki berbagai macam jenis salah satunya adalah Jaranan Pegon. Jaranan Pegon memiliki salah satu hal yang berbeda dengan jaranan pada umumnya. Perbedaan ini nampak pada kostum yang digunakan penarinya yaitu memakai kostum wayang orang. Berkaitan dengan Jaranan Pegon, di Kelurahan Blitar kesenian ini memiliki peran penting yaitu sebagai sarana utama dalam pelaksanaan ritual adat bersih desa. Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk menganalisis fungsi Jaranan Pegon kelompok seni Rukun Budaya pada ritual adat bersih desa di Kelurahan Blitar.Teori yang dipakai dalam penelitian ini adalah teori bentuk penyajian. Teori yang digunakan adalah teori seni ritual. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan objek penelitiannya yaitu Jaranan Pegon Rukun Budaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Serta validitas data yang digunakan adalah menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil dan pembahasan pada penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa Jaranan Pegon memiliki fungsi sebagai sarana utama dalam ritual adat bersih desa Kelurahan Blitar.