Running Home-Scale Solusi Pengentasan Kemiskinan Kultural: Kajian Tentang Industri Rumah Tangga Sebagai Solusi Pengentasan Kemiskinan Kultural
Alek Saputra*, Redian Mulyadita
DOI:
https://doi.org/10.61787/j1rtj976Kata Kunci:
Home-Scale, Kemiskinan Kultural, KewirausahaanAbstrak
Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan alam yang melimpah sehingga dijuluki dengan surganya bumi. Penelitian Lisandra (2022) menyatakan Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah seperti tanah, hutan,air, udara, energy serta flora dan faunanya. 2Seyogyanya masyarakat sejahtera, No Poverty, namun realita dilapangan masih banyak masyarakat yang masih hidup dibawah kemiskinan. Badan pusat statistik Indonesia 2023 menyatakan penduduk miskin 25,89 juta. 40% diantaranya merupakan umat muslim. Dan kemiskinan ini dominasi oleh kemiskinan Kultural. Home-scale berbasis syariah hadir sebagai solusi mengentaskan kemiskinan kultural. Studi terdahulu mengidentifikasikan bahwa usaha rumahan mampu menambah peningkatakan pendapatan keluarga penelitian Erly Dkk (2022) upaya pemberdayaan ibu rumah tangga melalui tanaman kangkung mampu meningkatkan ekonomi keluarga. Penelitian heppy kusuma astute pemberdayaan masyarakat desa melalui model industry rumahan. Hasil dari kedua penelitian ini melahirkan nilai positif bagi keluarga dalam memperoleh lapangan pekerjan sehingga mampu meningkatkan ekonomi dalam keluarga dan memiliki pendapatan tambahan. Maka dalam penelitian ini, ingin memberikan nilai-nilai syariah dalam menjalankan industry rumah tangga. Tujuan dari tulisan ini yaitu memberikan pola pikir kepada umat islam dalam mengentasakan kemiskinan khususnya kemiskinan kultural agar senantiasa menyandingkan antara urusan dunia dengan urusan akhirat.