PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA TUGU BOLABUMI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 WERMAKTIAN

Penulis

  •  Hawila Dorenci Manutmasa  Universitas Lelemuku Saumlaki  Author
  •  Samuel Urath  Universitas Lelemuku Saumlaki  Author
  •  Yoseph Watratan  Universitas Lelemuku Saumlaki  Author

DOI:

https://doi.org/10.61787/cq8h4y64

Kata Kunci:

Pembelajaran, Matematika, Etnomatematika

Abstrak

Pembelajaran berbasis etnomatematika saat ini menjadi sangat penting dan sesuai dengan keadaan lingkungan siswa. Hal ini akan mempermudah siswa dalam belajar sesuai dengan apa yang mereka alami dan rasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 2 Wermaktian berbasis etnomatematika tugu bola bumi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori matematika, etnomatematika, pembelajaran dan hasil belajar. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukann di SMPN 2 Wermaktian yang dimulai pada tanggal 23 September sampai 17 Oktober 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi yang meliputi observasi aktivitas belajar siswa dan pengajaran guru, teknik wawancara meliputi wawancara terstruktur di mana peneliti melakukan wawancara terhadap guru dan siswa, teknik tes meliputi tes kemampuan hasil
belajar yang telah disusun oleh peneliti berdasarkan pada beberapa indikator. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik miles dan huberman yang meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etnomatematika secara bertahap meningkatkan aktivitas belajar siswa. Aktivitas siswa meningkat signifikan dari 36,7% pada pertemuan pertama menjadi 96,7% pada pertemuan ketiga, sedangkan aktivitas guru juga meningkat dari 46,7% menjadi 100% dengan peningkatan kemampuan dalam memotivasi,
memfasilitasi interaksi, dan mengarahkan diskusi. Selain itu terjadi peningkatan signifikan pada persentase jumlah siswa yang tuntas, dari 4,2% pada tes awal menjadi 83,4% pada tes akhir, yang disebabkan oleh pendekatan Pembelajaaan berbasis etnomatematika yang meningkatkan
semangat belajar siswa dengan menghubungkan materi pembelajaran dengan budaya lokal. Selain itu, pendekatan ini juga berhasil meningkatkan keterlibatan aktif siswa hingga kategori sangat baik, membuktikan bahwa integrasi matematika dengan budaya membuat pembelajaran lebih bermakna, relevan, dan menyenangkan bagi siswa.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-16